Friday, February 7, 2020

Seputar Cart NDS




Disini saya akan membahas beberapa cart NDS karena baru akhir tahun 2019 kemarin saya bisa beli NDS. Saya cuman akan bahas Edge, R4, GEI, AceKard, DSTT, terutama 3 pertama karena 2 cart ini yang paling banyak di pasaran Indonesia. Oke langsung saja.

1. Edge

Pertama kali saya mendapatkan edge ini, semuanya sudah siap main... tinggal upgrade dikit2 filenya dan copy semua file NDSnya.. Langsung main deh, so far paling komplit dan mudah kostumisasinya, cuman tampilannya kurang oke designnya, tapi secara fungsi mantap banget... save load mudah, cheat bisa, bahkan sampai jalanin emulator gampang banget, bisa maen game NES, GBA, GBC, bahkan Gameboy DMG. Webnya sih sudah down juga, akhirnya nemu dimana gitu buat upgrade firmwarenya dan cakep bangettt jadinya.... 

Hasil gambar untuk edge nds
Berikut fitur Edge :


  • Supports MicroSDHC cards up to 32GB
  • Plays Commercial NDS ROM
  • MicroSD support
  • PDA-style interface
  • Video/Mp3 playback
  • Plays Homebrew NDS ROMS
  • Touch to execute OS system
  • Works with Moonshell for multimedia playback such as movies and MP3’s
  • Frequently updated OS for best compatibility
  • Action Replay compatible cheat system
  • Brightness adjustment for NDSL
  • In game reset
  • Full download play support
  • Supports slot 2 expansions
  • Multi language user interface
  • Save game saves directly to Micro SD
  • Automatic save game type detection
  • Supports clean ROMs
  • Robust non-spring loaded Micro SD slot
  • Micro SDHC card reader included
  • Slow motion


2. R4
Pertama dapet R4, R4 yang saya punya ternyata klonengan alias bajakan. Pertama kali dinyalain cuman tulisan loading kayak gini :



dapet tutorial juga kalau error dibongkar dan diganjal pake kertas seperti ini

https://www.youtube.com/watch?v=hD6trOrbv3c
tapi akhirnya saya pastikan kalau masalahnya beda.

R4 sdhc yang saya dapet dengan alamat website R4ultra.com yang ternyata websitenya sudah down! hadeeh... Akhirnya googling sana sini, nyoba ini itu.. ga berhasil juga dicoba semua tutorialnya, sampai setelah 1 jam ketemu lah di sebuah forum yang menyebutkan website ini buat download. Web ini menyediakan semua jenis flashcart yang berhasil dikumpulin oleh empunya website. Rupanya di amerika sana susah buat ngedonlod file-file flashcart karena servernya di asia alhasil lemot aksesnya, jadinya dikumpulin sama dia buat gampang didonlod sama warga amrik. Alhasil ada dong file R4 ultra yang saya cari. Setelah saya copy filenya.. La voila! Running well!! 






Berikut Saya jelaskan apa itu R4.


Dari Wikipedia, R4 (juga dikenal sebagai Revolution for DS ) adalah serangkaian FlashCart untuk sistem Nintendo DS dan Nintendo 3DS . R4 Ini memungkinkan ROM dan homebrew untuk dijalankan pada sistem Nintendo DS dari kartu microSD. 


R4 memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi homebrew, untuk menyimpan beberapa game pada satu kartu memori, dan untuk memainkan game yang telah didukung oleh pengguna. 


Pengembang asli kartu flash R4 berhenti memproduksi Kartu R4 yang memainkan ROM dan homebrew untuk Nintendo DS , namun, saat ini ada saja yang memproduksi kloning R4, terutama R4 3DS, R4 Gold, R4 DSi dan R4 NES yang digunakan untuk memainkan ROM dan homebrew dari berbagai platform Nintendo seperti Nintendo 3DS , Nintendo DSi , Nintendo DSi XL dan Nintendo Entertainment System . 


Beberapa Cart ini juga memungkinkan untuk menginstal perangkat lunak ntrboot ke dirinya sendiri, yang memungkinkan untuk menginstal firmware khusus (mis. Boot9strap dan Luma3DS).


Intinya sih R4 ini digunakan untuk menjalankan aplikasi sendiri, namun biasanya digunakan untuk menjalankan ROM NDS dari Micro SD. Ada Berapa Jenis R4? Banyak!! Berikut jenis-jenisnya.



  1. R4DS (r4ds.com)
  2. R4i Upgrade
  3. R4i SDHC(Red Box)
  4. HyperR4i
  5. R4i RTS(M3 Team Made)
  6. Gold R4i( R4i Gold )
  7. R4-III SDHC (r4iiisdhc.com)
  8. R4 Ultra
  9. R4i Ultra
  10. R4 Pro/R4i Pro
  11. R4SDHC/R4iSDHC
  12. R4i

di atas belum semuanya tapi ya... :D


3. GEI
Hasil gambar untuk GEI NDS


yang ini masih aktif webnya, bisa diakses di http://www.ge.ndsi.in/ melihat dari webnya cukup menjanjikan dan sepertinya setara Edge nih, jadi pengen ngoprek lebih lanjut. Tapi secara tampilan sih ga beda jauh sama R4.

4. Acekard & DSTT
Hasil gambar untuk AcekardHasil gambar untuk DSTT NDS



AceKard DSTT pada dasarnya sama menggunakan YSMenu, sehingga tampilannya ga jauh-jauh amat.. namun desainnya jauh lebih mending ketimbang GEI yang warnanya merah banget. saya jarang banget nemuin cart ini di Indoensia maupun di loakan.


Jika R4 punyamu adalah R4 clone, maka YSmenu & Moonshell2 bakal running well.
Jika R4 Clone punyamu adalah Acekard maka cuma YSmenu yang running well.
Jika R4 mu adalah DSTT clone maka YSmenu & Moonshell2 for DSTT yang akan running well.
Nah bingung kan? saya juga.. ada berapa jenis sebenarnya R4 ini.

untuk komparasinya, gba temp sudah membuat matriksnya, lengkapnya bisa diakses di :https://wiki.gbatemp.net/wiki/Flashcart_Comparison_Chart

di bawah ini saya copas dari wikipedia soal permasalahan hukum R4 yang dianggap illegal oleh nintendo. Untuk cara instalasinya nanti saya bahas di artikel terpisah dan .. sampai jumpa lagi!



Permasalahan hukum terkait R4




Kartrid flash R4 dilarang di beberapa negara karena tuntutan pelanggaran hak cipta dari Nintendo . Pada akhir 2007, Nintendo memulai tindakan keras hukum dengan serangkaian penggerebekan terhadap pedagang R4. [1]

Inggris Raya

Pada 2010, perusahaan Playables Limited, importir kartu flash R4, dikalahkan oleh Pengadilan Tinggi London. Putusan itu melarang penjualan, impor, atau iklan kartu flash R4. Pertahanan Playables Limited mengklaim bahwa kartu flash R4 adalah legal karena menggunakan aplikasi homebrew. Namun, melewati sistem keamanan Nintendo bertentangan dengan hukum di Inggris. Setelah berita itu pecah, Nintendo merilis pernyataan yang mengatakan bahwa mereka mendukung pengembang game yang membuat aplikasi mereka sendiri secara sah. 100.000 perangkat penyalin termasuk R4 disita pada tahun 2009. Nintendo mengklaim bahwa kartu-kartu itu tidak hanya disita untuk kepentingan perusahaan mereka sendiri, tetapi juga untuk manfaat lebih dari 1400 perusahaan video game yang bergantung pada penjualan gim mereka. [1] [2]

Perancis

Pada Oktober 2011, kartu R4 dilarang di Prancis. Sementara gugatan asli Nintendo diberhentikan dengan alasan bahwa perangkat tersebut dapat digunakan untuk membuat homebrew dan mengembangkan perangkat lunak pada tahun 2009, [3] putusan 2011 membalikkan ini, dan pengadilan banding Paris memutuskan melawan lima penjual dan distributor R4. Penjual dan distributor didenda lebih dari € 460.000, dan beberapa dijatuhi hukuman penjara. [1] Stephan Bole, direktur pelaksana Nintendo Prancis mengeluarkan pernyataan yang mengatakan "Nintendo mendukung tindakan kriminal ini tidak hanya untuk kepentingan perusahaan, tetapi juga untuk kepentingan mitra pengembang game yang menghabiskan waktu dan uang untuk mengembangkan perangkat lunak secara sah untuk platform game Nintendo. , dan pelanggan yang mengharapkan standar dan integritas tertinggi dari produk yang menyandang nama Nintendo. " [4]

Jepang

Pada tahun 2009, pemerintah Jepang melarang penjualan kartu flash R4. [5] Pada 2012, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang mengungkapkan bahwa mengimpor kartu R4, dan perangkat serupa, kini dapat dihukum oleh hukum. [6] Pada 2013, Nintendo memenangkan kasus pengadilan terhadap dua distributor kartu R4 di Jepang. Pengadilan distrik Tokyo memutuskan bahwa penjual kartu R4 berhutang kepada Nintendo dan 49 pengembang video game lainnya ¥ 95.625.000. [5]

Jerman

Pada tahun 2009, Nintendo kehilangan gugatan terhadap penjual kartu flash, namun Nintendo memenangkan contoh kedua dan terakhir. Sejak Desember 2014, kartu flash secara resmi ilegal karena undang-undang hak cipta Jerman. Penjual dan distributor kartu flash R4 didenda lebih dari € 1 juta. [7]

Italia

Pada tahun 2009, Nintendo memulai gugatan terhadap penjual kartu flash, [8] yang berlangsung tiga kali dan berakhir hanya pada tahun 2017 dengan hukuman penjual, [9] namun hukumannya tidak diungkapkan. Anehnya, dalam persidangan lain yang diadakan pada tahun 2016, Pengadilan Catania menyatakan kartu flash legal karena mereka telah ditukar dengan adaptor microSD-ke-DScart, mengutip fakta bahwa R4 tidak dapat menjalankan kode hak cipta apa pun tanpa kernel, yang tidak dijual dengan flashcard, dan fungsionalitas perlindungan terhadap perangkat keras yang tertanam dianggap sah untuk menjalankan kode yang tidak ditandatangani. [10]

Negara-negara lain

Negara-negara lain yang telah melarang kartu flash R4 termasuk Australia, [11] Belgia, [1] dan Belanda.


3 comments:

  1. Bang acekard masih bisa dipake buat skrg gak?
    Soalnya saya pake acekard trs gabisa kebuka "system file is missing" Tulisan yg keluar. Mohon bantuannya bg

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih bisa, cek filesystemnya disini http://www.linfoxdomain.com/nintendo/ds/

      Delete